Laman

Senin, 07 Desember 2015



CINTAKU TAK MEMANDANG BB

Febrio Arliando. Biasa dipanggil Rio. Salah satu murid SMA kelas 2 IPA SMA Harapan Bangsa. Dia mempunyai pacar bernama Armalisa Giovani, atau popular di panggil Vani. Hubungan dua sejoli ini sangat membuat orang-orang ngiri. Bagaimana tidak Rio yang memiliki kompetensi di bidang olahraga basket, berpacaran dengan Vani yg memiliki pipi chuby dan berisi. Meski berisi Vani pun memiliki kompetensi di Matematika. Bagi Rio pacaran itu menyatukan perbedaan dan membuat kekurangan menjadi sempurna. Sedangkan Vani sendiri g menggubris segala ejekan teman”nya di sekolah. Karena keduanya memiliki sikap yg cuek saat di pertanyakan hubungan mereka.

Rio yg selalunya dapat ejekan dari teman-temannya. Namun, ia menanggapinya dengan senyuman. Dan mengatakan “saya yg menjalani dan kalian tidak mengenalnya” segera berlalu. Vani pun sebagai cewek yg selalu mendengar ejekan itu hanya mampu sabar dan diam. Karena itu sifat Vani yg sudah merasakan hal yg biasa. Keduanya memiliki komitmen bahwa hubungan ini g akan berakhir hanya karena masalah sepele. Termasuk ejekan dari teman-teman sekolah yg mengatakan bahwa “Vani yg gendut gitu, dapat Rio yang ganteng banget”. Bagi Rio menjalin hubungan kasih sayang g harus memandang rupa. Biar Vani gendut tapi ia mampu mengerti segala keadaan dan tidak menuntut banyak terhadap Rio. Vani pun bersyukur karena memiliki cowok yg g pernah malu berjalan beriringan dengannya. Dan ia berusaha untuk diet. Kesibukan belajar diantara mereka tidak menghalangi dua sejoli ini. Bahkan, bagi mereka salah penyemangat untuk berprestasi di bidang masing-masing. Dan mereka tidak mempermasalahkan apabila salah satunya sibuk untuk belajar.

Sampai akhirnya mereka terpisah setelah lulus SMA dan mendapat beasiswa yg cemerlang. Vani yang mendapat beasiswa penuh ke Aussie dan Rio yang diterima di UI. Meski LDR mereka tetap menjalin kasih sayang. Sehinggalah tamat pembelajaran mereka, dan memutuskan untuk menikah dia usia mereka yang masih muda. Dan menikah bukan berarti menghalangi keduanya melanjutkan pembelajaran ketingkat yg lebih tinggi. ^^Saat pulang dari Aussie Vani sudah langsing dan memiliki badan yg proporsional. -TAMAT-

 

 

Tidak ada komentar: