Bekerja di perusahaan ternama di ibukota membuat sebagian orang memiliki gengsi yang gede. Bagaimana tidak menurut mereka, mereka sudah menjadi golongan tingkat atas. Padahal gengsi itu banyak yang gak berfaedah alias gak bermanfaat. Buat apa gengsi wong ya masih makan nasi putih. Seandainya saja mereka tau unen-unen jawa "urip mung kanggo mampir ngombe (hidup hanya untuk menumpang minum)"dan mengerti maksudnya. Pasti mereka yang pada punya gengsi gak ketulungan itu sedikit sadar.
Apapun pekrerjaan dan setinggi apa jabatan di perusahaan kalau bukan perusahaan sendiri ya tetep masih kerja sama orang, buat apa punya gengsi. Terlebih yang mereka hanya memandang golongan menengah ke bawah dengan pandangan merendahkan. Bisa jadi Pencipta Kehidupan membalikkan semua. Mengingat Tuhan tidak pernah tidur dan melihat apa yang umatnya kerjakan.
Jadi, sebisa mungkin yang memiliki jabatan tinggi ini jangan sombong dan gengsi berlebihan (kalau bisa ya jangan gengsi deh). Kebanyakan gak berfaedah. Bantulah mereka masih membutuhakan uluran tangan dari golongan menengah ke atas ini. Mungkin bantuan itu bisa memberikan do'a terbaik untuk pemberinya. Kembalikan saja pada Tuhan apa yang sudah diperbuat. Insya Allah akan membuahkan kemanisan dalam hidup.
#OneDayOnePost
Kuala Lumpur, 17 Oktober 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar