Laman

Senin, 17 Oktober 2016

Kenapa Begitu?


Tiba-tiba hape pintar itu menunjukkan nyala lampunya, tidak seperti biasa. Karena hanya benda mati yang akan nyala lampunya apabila pemiliknya memainkan. Bukan sekedar nyala saja lampunya tapi menimbulkan suara membingitkan yang mengganggu sebagian orang di rumah sunyi itu. Dengan tergopoh sang pemilik mencapainya. Dilihatnya dan berpikir sejenak untuk menjawab panggilan itu. Karena pemanggil bukan orang yang dikenalnya. Tidak ada keinginan apabila pemanggil bukan yang dikenalnya, tapi kali ini memaksa dirinya untuk menjawab.

Setelah memberi salam layaknya orang muslim, ia mendengar dan terus mendengar apa yang dikatakan pemilik suara di seberang sana. Dan pemanggil tidak dikenal itu adalah seorang teman lama yang sudah 10 tahun lalu berpisah. Pemanggil mengingatkan kembali memori yang sudah lampau hingga ia menjadi wafer eh baper.

Membuat ia berpikir ini modus model apalagi yang digunakan. Sungguh sudah muak dengan segala kemodusan yang telah terjadi kebelakangan ini padanya. Namun kali ini memaksa ia berpikir keras untuk mengingat memori lama itu, yang sudahpun ia lupakan. Ingin marah tapi kepada siapa, upaya melupakan kejadian silam itu cukup lama. Tiba-tiba datang tanpa di undang, menyebabkan kepalanya pusing dan hatinya dalam ketakutan. Seperti kebiasaan ia akan memilih satu ruangan dan di pojoklah tempatnya bisa terlindung.

#OneDayOnePost

#LatePost

 Kuala Lumpur, 17 Oktober 2016

 

Tidak ada komentar: